Rabu, 18 Februari 2009

Sekolah Rakyat

1. Latar Belakang

Krisis berkepanjangan sejak tahun 1997 yang melanda negeri ini menimbulkan keprihatinan seluruh lapisan masyarakat. Menyikapi krisis ini diperlukan upaya-upaya guna peningkatan kualitas bangsa baik dalam aspek pendidikan, sosial, kesehatan dan budaya agar bangkit dari keterpurukan. Maka pada tanggal 28 Januari 2002 berkumpulah para pemerhati pendidikan dan para profesional yang berpengalaman seperti H. Muhammad Nuh, Lc, Ir. Yanuar Arif Mahmud, MM dan Drs. A. Erlangga Masdiana, M. Krim dan Widodo, Lc dengan mendirikan Sekolah Rakyat atau SR.

Hal lain yang juga melatar belakangi berdirinya Sekolah Rakyat antara lain: Problematika penyelenggaraan pendidikan yang menyangkut Pollitical Will dari pemerintah, Keterbatasan kemampuan pemerintah, Kondisi geografis yang tidak memadai, biaya pendidikan yang relative mahal terutama bagi masyarakat yang kurang beruntung, dan pengejewantahan dari konsep gerakan pendidikan adalah Ibadah yang digagas oleh pemerintah bersama komponen pemerhati pendidikan.

Pada awalnya Program yang dijalankan Sekolah Rakyat adalah pemerataan pendidikan gratis bagi putra-putri Indonesia yaitu dengan Program Pendidikan SMP Terbuka TKB Mandiri Seluruh Indonesia saat ini lebih dari 17.100 siswa telah dibina oleh 2.185 Guru yang tersebar di 16 propinsi.

Dalam perkembangannya Sekolah Rakyat merentangkan sayapnya menjadi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pendidikan yang bervisi menjadi pelopor bagi kemajuan pendidikan masyarakat Indonesia dengan satu harapan dapat membangun kepepedulian terhadap anak negeri demi terciptanya masyarakat dan bangsa yang berpandidikan.

2. Pendirian

Yayasan Sekolah Rakyat berdiri pada tanggal 28 Januari 2002 di Bekasi sesuai dengan Akte Notaris Muhammad Hasan Sulsi, SH Tanggal 28 Januari 2002 Nomor 5.dan diperbaharui namanya menjadi Yayasan Sekolah Rakyat Indonesia pada tanggal 24 Juli 2006 dengan Akte Notaris Jhon Edy Rahman, SH, MKn Nomor 6 Dewan Pendiri Yayasan adalah :

* H. Muhammad Nuh, Lc
* Ir. Yanuar Arif Mahmud, MM
* Widodo, Lc

3. Visi

"Menjadi Pelopor Pendidikan Gratis Bagi Rakyat Kurang Mampu di Indonesia"

4. Misi

* Memfasilitasi anak usia sekolah dari golongan kurang mampu dalam pelayanan sekolah gratis
* Menggalang semua elemen masyarakat untuk berperan aktif mencerdaskan generasi muda harapan bangsa
* Mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi anak negeri
* Menumbuhkan semangat reformasi pendidikan bagi seluruh stake holder dan masyarakat
* Memberikan alternatif pendidikan bagi masyarakat

5. Tujuan

* Berkurangnya jumlah anak usia belajar yang tidak sekolah
* Terwujudnya good governance pada institusi pendidikan
* Meningkatnya kualitas kader-kader penerus perjuangan bangsa
* Terciptanya pendidikan yang berkualitas

6. Komitmen

"Membantu Pemerintah dan Negara Republik Indonesia dalam bidang pendidikan, sosial, kesehatan dan kebudayaan guna meningkatkan kesejahteraan rakyat".

okama

Okama engan demikian, hubungan pemodal dalam kancah pemilu adalah tradisi bisnis yang lumrah. PT. Freeport di Papua adalah salah satu perusahaan Besar yang tak. 12:22 - Beri